Sebagaimana diketahui bahwa pengembangan ekowisata di Taman Nasional Ujungkulon harus disesuaikan dengan potensi yang dipunyai sehingga dalam pengelolaannya harus dilakukan secara hati-hati.

Pengembangan ekowisata secara sangat terbatas dan bernilai sangat tinggi dimungkinkan dengan memanfaatkan potensi spesies unik yang terdapat di dalam kawasan pelestarian alam.

Kegiatan dalam program Ekowisata di Ujungkulon idealnya dapat memberikan manfaat bagi kegiatan konservasi di Taman Nasional Ujung Kulon dan bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arti bahwa biaya konservasi Taman Nasional Ujung Kulon dan biaya program peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat ditanggung dari kegiatan ekowisata itu sendiri tanpa tergantung pada dukungan dana dari pemerintah atau pihak manapun
Oleh karena itu kerjasama dan kebijakan antara pihak pengelola Taman Nasional Ujung Kulon dengan para pelaku usaha ekowisata harus saling menguntungkan.

Namun kondisi di lapangan sangat jauh dari yang diharapkan. Faktanya perkembangan kegiatan ekowisata di Ujungkulon masih didominasi oleh fihak-fihak dari kalangan tertentu saja.

Kondisi seperti ini tentu saja tidak bisa dibiarkan karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan konflik horisontal di antara warga masyarakat sekitar kawasan Taman nasional yang berpotensi menimbulkan masalah lain yang lebih serius dan dapat mengancam kelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayati di kawasan Taman nasional Ujungkulon

Bertolak dari masalah itulah maka saya dan rekan-rekan warga sekitar kawasan TN Ujungkulon berinisiatif untuk mendirikan Yayasan Ekowisata Ujungkulon yang sampai tulisan ini ditayangkan masih belum terlaksana karena berbagai kendala.

Oleh sebab itulah saya mengajak sahabat wiser earth Indonesia untuk memberikan dukungan demi terwujudnya rencana besar tersebut.

Kepada admin group Wiser Earth